Category — Parenting
Tentang Trunki
Mau ulas sedikit tentang produk unik ini… Trunki adalah koper premium buat toddler… lucu banget, sangat cocok buat yang parents yang sering bepergian sambil membawa si toddler, karena…
1. Koper ini bukan cuma koper yang berfungsi sebagai wadah pakaian dan perlengkapan si kecil, tapi juga bisa dinaikin oleh si toddler (jadi kayak mobil-mobilan yang digerakkan pake kaki), bisa juga digeret oleh si toddler kalo dia pas pengen main geret-menggeret
, dan bisa juga digeret oleh si parents kalo si toddler lagi capek dan cuma pengen duduk leha-leha di atas trunki-nya…. dijamin kalo travelling bawa ini, si toddler nggak bakal rewel biarpun harus nunggu lama di airport.
2. Bentuknya sangat lucu dan menarik, eye catching banget… your toddler will love it at the first sight… and you too:D
Yang tertarik, silakan buruan.. limited edition looh
Penjelasan lebih lanjut mengenai trunki, silakan baca FAQ di bawah ini :
What size is Trunki?
>>Trunki’s generous dimensions are 46 x 20.5 x 32 cm, 18″ x 8″ x 12.5″ and holds a massive 18 litre capacity!
Does Trunki meet current UK hand luggage restrictions?
>>Trunki fits very comfortably within the new relaxed restrictions of 56cm x 45cm x 25cm
How secure are the side catches?
>>Trunki now comes with new stronger catches to keep your prized possessions nice and safe.
Is the towing strap really strong enough?
>>We have just made the strap hooks even stronger yet still child friendly, so you can keep your kids in tow.
What weight is Trunki?
>>Trunki is very light-weight at only 1.7 kg, 3.8 pounds, making it easy to carry and store in overhead luggage compartments.
How durable is Trunki?
>>We have built Trunki out of the same plastic that adult suitcases are made with, so it’s very durable and can be ridden over and over again! We recommend you don’t exceed 50KG of load and that you don’t check Trunki in at the check in desk.
Is Trunki suitable for hand luggage?
>>Yes, Trunki is hand luggage approved and is a great way to carry your child’s toys, games and spare clothes. Keeping them amused during delays at the airport.
What age group is Trunki aimed at?
>>Trunki is the perfect size for children aged around 3-6. Unfortunately it does not come in adult sizes…yet!
How safe is Trunki?
>>Trunki was designed to prevent children damaging their backs carrying heavy bags, we have built in a soft rubber rim to prevent little fingers getting caught shutting the case and stabilisers to prevent children from easily falling off. Trunki is CE marked and meets EN 71 safety standards.
Do you make any other exciting products?
>>Trunki is the first in a range of revolutionary children’s travel accessories. We’ve launched a host of Trunki accessories as well as Yondi, a unique travel pillow for children of all ages. We are constantly imagineering new boredom-busting products, register your email here to be the first to know when we launch them.
How well designed is Trunki?
>>Trunki was designed by award-winning designer Rob Law. Rob spent ages testing and perfecting the design. You rarely see this level of crafting in a children’s product.
July 6, 2010 No Comments
Cara Mengajari Anak Minum pake Sedotan
Mengajari anak minum pake sedotan ternyata nggak susah looh… bahkan di umur 7-8 bulan, si anak udah mulai bisa diajari ketrampilan baru ini… anakku sendiri sejak umur 8 bulanan udah bisa minum pake sedotan, biarpun pertamanya bisanya pake sedotan pendek (kalo pake sedotan panjang, belum kuat nyedotnya.. jadi aernya cuma naik sampai separo tinggi sedotan, terus jatuh lagi… hehehe)…
Naah.. buat yang tertarik, silakan disimak step by stepnya :
1. Siapkan sedotan (yang pendek aja), misalnya sedotan aqua, atau kalo pake sedotan yang bisa dibeli di supermarket, potong aja jadi 2.
2. Masukkan sedotan ke dalam gelas berisi air, tutup ujung sedotan yang tidak terendam air dengan jari telunjuk, terus angkat sedotan dari gelas (kayak ngambil air dengan cara di-pipet gitu deh).
3. Masukkan ujung sedotan yang tadinya terendam air ke mulut bayi, dengan posisi ujung sedotan yang tertutup jari kita lebih tinggi dari mulut bayi… lalu lepaskan jari telunjuk kita… air akan terlepas dari sedotan dan masuk ke dalam mulut bayi… Hal ini berguna untuk mengajari bayi agar dia mengerti bahwa sedotan itu gunanya untuk minum…
5. Setelah bayi mengerti… sekarang lakukan hal yang sama, tapi letakkan sedotannya mendatar/horizontal… sehingga saat Anda melepaskan telunjuk dari sedotan, air nggak akan langsung mengalir ke dalam mulut bayi. Nanti si bayi akan refleks berusaha menyedot air itu agar masuk ke mulutnya.
6. Setelah si bayi bisa menyedot air dari sedotan yang diletakkan mendatar, posisikan sedotan agak turun, lebih rendah dari mulut bayi… Pertama mungkin bayi akan telat menyedotnya, sehingga air keburu jatuh… coba terus sampai dia bisa…
7. Naah.. kalo step 6 sudah bisa, taro aja sedotan di dalam gelas, dan minta bayi minum lewat sedotan itu… Dijamin pasti dia bisa
..
Tips : Biar bayi lebih semangat, bisa coba pake jus jeruk atau sari buah yang rasanya manis
June 24, 2010 No Comments
Aquadoodle
Ini mainan anakku yang terbaru… n he really enjoys playing with it…
Jadi ceritanya, my 17 month little toddler sekarang mulai suka corat-coret di kertas… kalo dikasi pensil berwarna ato crayon dia bakalan asik sendiri corat-coret… tapi tentu aja anak segitu musti diawasin banget kalo lagi gambar-gambar, karena kalo pas “mood” nya lagi muncul tiba-tiba pensil berwarna ato crayon itu bisa pindah masuk ke mulut… atau kalo nggak bisa tiba-tiba yang dicoret-coret bukan kertas lagi, tapi dinding atau sofa
Naaah… pas lagi nyari info soal mainan anak, nggak sengaja aku nemu soal Aquadoodle ini… jadi ini bentuknya seperti karpet, dilengkapi dengan pen buat corat-coret di atas karpet… tapi uniknya tinta pen adalah air… iyaaah… air biasa… jadi no chemical, aman banget buat bayi atau toddler yang lagi seneng belajar corat-coret… aman juga buat kakaknya yang lebih besar, untuk menghindari dinding kotor atau furniture rusak
dan gambar yang terbentuk di atas karpet nanti nggak perlu dihapus, karena setelah kering akan hilang sendiri… ajaib yaa?? Hihihiii….
Akhirnya aku beli Aquadoodle ini… (sekalian buat dijual juga juga, jadi kalo ada yang minat boleh langsung meluncur ke http://heavenbabyshop.com/products-page/toys1/aquadoodle … hehehe promosii.. promosiii)… n guess what??? My little boy really loves it
Sekarang pagi-pagi begitu bangun tidur dia langsung menuju ke rak mainannya buat ambil aquadoodle-nya, terus corat-coret disitu sambil disuapin makan… bisa 30-45 menit sendiri dia asik main sama tuh mainan, padahal biasanya kalo sama mainan lain dia gampang banget bosen… Anak senang, mommy pun tenang, apalagi kegiatan ini juga berguna banget buat mengembangkan kreativitas anak… buat mengembangkan otak kanannya, sekaligus melatih motorik kasarnya
…
May 22, 2010 No Comments
Tentang Sleepy Bear…
Karena banyak yang nanya “apa itu Sleepy Bear” jadi aku masukkin ke postingan aja yaa..
Sleepy bear ini adalah boneka beruang yang beda dengan boneka beruang lainnya karenaaaaa (banyakin a-nya nih biar mantep:D) :
- Terbuat dari katun organik, sehingga aman banget buat baby… mau masuk mulut, digigit-gigit pun aman, karena tidak mengandung pestisida, nggak mengandung bahan kimia, nggak mengandung lead, bahkan jelas-jelas bpa-free
… udah gitu karena terbuat dari kain jadi boneka ini bisa dicuci…
- Seluruh atribut boneka (termasuk mata dll) terbuat dari jahitan.. sehingga sangat aman buat bayi dan toddler…no choking hazard.. nggak ada mata, kancing, ato apapun yang bisa lepas dan nggak sengaja masuk ke mulut si baby/toddler…
- Terdiri dari dua boneka, satu boneka bear “Mommy” (yang gede) dan satu boneka bear “Baby” (yang kecil). Naah, “Mommy”-nya ini ngegendong “Baby”-nya pake Sleepy Wrap Organik Khaki (terbuat dari bahan yang sama dengan Sleepy Wrap Organik Khaki beneran)… lucu yaaah.. dan ngegendongnya caranya juga persis sama kaya kalo kita gendong baby kita pake sleepy wrap looh…
- Lembut, jadi enak dipeluk-peluk… anakku sayang banget loh sama boneka sleepy bear-nya ini, terutama yang “baby”-nya… paling suka dia gigit-gigit kupingnya, kadang tangan dan kakinya juga:D boleh dibilang si “baby bear” ini udah jadi teething toys-nya dia deh… aku suh tenang-tenang aja karena kaan semua bahannya organik
jadi amaan.. amaaaannn
Cuma satu kekurangannya nih… Sleepy Bear ini kemasannya kurang bagus, packagingnya cuma plastik biasa…
FAQ : kenapa di label Sleepy Bear ada peringatan Sleepy Bear is not recommended for children under age of 3??? Terus terang, ini pernah jadi pertanyaan yang menggangu pikiranku juga. Waktu pertama kali aku pesan boneka ini aku sempat bingung.. kenapa siih boneka ini nggak boleh buat anak di bawah 3 tahun? Karena berdasarkan yang aku liat, kayanya aman-aman aja deh, bahkan safe banget dibandingkan mainan ato boneka-boneka lain, karena jelas-jelas organik, nggak mengandung bahan kimia apapun, dan seluruhnya terbuat dari jahitan… Jadi aku tanya ke Sleepy Wrap Pusat mengenai hal ini (karena waktu aku pesan Sleepy Wrap ini kan anakku masih 10 bulanan kalo gak salah, jadi dalam hati agak kuatir juga doongg, siapa tau emang ada bahaya tersembunyi buat bayi yang masih kecil)…. Dan inilah jawabannya :“The warning label on the bear indicates that it is designed for older children simply because babies should not be left unsupervised with stuffed toys due to the suffocation hazard, as well as that the wrap around the bear is removable and can be a strangulation hazard. But, just as with any child’s toy, it is up to the discretion of the parent as long as the child is being properly supervised. We simply put that warning on the product to warn parents that children under the ages of 4 should not be left unsupervised with the toy.”
Jadi intinya, mereka mencantumkan peringatan itu cuma biar orang tua tetap mengawasi anak-anaknya selama bermain… demi keamanan bersama… karena mainan apapun punya potensi membahayakan untuk anak-anak.
Saranku, kalo mau buat mainan baby sebaiknya kasi aja boneka bear “baby” nya… nanti kalo udah agak gedean baru dikasi “Mommy”-nya… lagian boneka “Mommy”-nya juga emang rada gede siih… pasti terlalu besar apalagi buat baby yang masih kecil (buat anakku yang sekarang 14 bulan aja si “Mommy” ini masih kegedean:D)
Kesimpulan terakhir yang bisa aku ambil : buat yang mau PO… mari mari dipersilakan
March 17, 2010 No Comments
Obat tradisional untuk Lidah Putih Bayi
Sekedar sharing aja nih…
Beberapa waktu yang lalu anakku pernah batuk parah, ga sembuh-sembuh, akhirnya dikasi antibiotik sama dokter. Habis minum antibiotik batuknya sembuh, tapi di lidahnya lalu muncul lapisan putih tebal yang nggak bisa hilang (dibersihkan pake kain kasa dan air hangat, diminumin air putih hangat banyak-banyak, dll juga tetep nggak bisa ilang)… Aku browsing-browsing di internet katanya sih yang kayak gitu tuh penyebabnya jamur Candida (jadi gara-gara minum antibiotik, bakteri baiknya yang ada di dalam mulut ikut mati, akibatnya jamur berkembang biak dengan bebas). Aku bawa lagi ke dokter dikasi daktarin oral gel (diolesin ke lidah). Tapi hampir seminggu dikasi itu masih nggak ilang-ilang jamurnya, yang ada malah tiap kali mo diolesin anakku nangis keras-keras sambil meronta-ronta.
Aku browsing-browsing di internet lagi, akhirnya nemu bahwa katanya yogurt bisa digunakan buat mengatasi lidah putih ini. Yogurt kan mengandung bakteri baik tuh… jadi kalo makan yogurt, bakteri baik di mulut akan berkembang biak lagi dan mengalahkan jamurnya.
Akhirnya aku beli Yogurt yang plain (buat mengobati lidah putih bayi, yogurtnya harus yang plain, jangan yang pake gula, karena gula malah bikin jamurnya tumbuh subur)… lagian buat baby ya paling bagus yang plain tooh? Karena tanpa pewarna, tanpa pengawet, tanpa gula..
… dan guess whaat??? Baru seminggu dikasi yogurt (sehari 1 cup), lapisan putih itu hilang lang lang lang nggak berbekas!!! Ajaib ya? Dan lega banget karena bisa nemuin solusi yang natural buat the little precious
March 4, 2010 No Comments
Obat panas dalam paling tokcer…
Kalo ditanya obat panas dalam apa yang paling manjur, aku pasti bakalan jawab “air kacang ijo”. Ya iyaa!! Air kacang ijo tuh emang manjur banget buat nyembuhin panas dalam… aku waktu itu panas dalam parah (udah minum adem sari, larutan cap kaki tiga, luo han kuo dll gak sembuh-sembuh), eeeh begitu minum air kacang ijo ini segelas langsung sembuh lhoo!! Aneh bin ajaib kaan? Udah alami, gampang bikinnya, murah meriah lagi.. dan karena bahannya cuma kacang hijau doang, jadi bisa untuk baby juga lhoo…
Ini niih caranya :
- 1 genggam kacang hijau
- kurang lebih 500 ml air
Cara membuat:
- Cuci kacang hijau, lalu rebus bersama air hingga mendidih.
- Setelah mendidih, langsung matikan apinya.. dan tuang air kacang hijau tersebut (yang sekarnag warnanya udah berubah hijau muda) ke dalam gelas. Minum selagi hangat (biasanya aku tambahin gula biar lebih manis, tapi kalo buat baby ya mendingan jangan ditambah apa-apa)
Notes : kalo untuk baby, air kacang hijau ini aku gunakan untuk bikin susu… jadi bikin susunya nggak pake air putih lagi. Manjur banget lho! Kemarin babyku batuk n kayanya panas dalem juga, karena dia sama sekali nggak mau minum susu… bahkan air putih pun susah banget padahal biasanya banyak.. Aku pikir mungkin tenggorokannya sakit, jadi aku bikinin dan minumin air kacang ijo ini (dicampur susu). Ajaib, besoknya dia dan sembuh, minum susu dan air putihnya udah banyak lagi kayak biasanya. Thanks God:)
October 21, 2009 10 Comments
Sleepy Wrap is still my saviour…
Bukannya mau promosi, tapi sekedar cerita…
sampai sekarang, Sleepy Wrap is still my saviour.
Paling berasa banget pas liburan lebaran kemarin, pembantu mudik semua, kalo nggak ada Sleepy Wrap… huaaa.. kayaknya aku bisa nangis deeh
tapi berkat Sleepy Wrap, everything jadi under control (hehehe maap bahasanya ngaco begini, campur-campur inggris-indonesia, gpp yah yang penting para mommies yang baca bisa ngerti kan?)…. nidurin baby jadi gampang, jalan-jalan ke mall lebih gampang lagi… sambil gendong anak bisa tetep shopping dan bawa banyak belanjaan
Terus satu lagi, belakangan ini anakku nggak tau kenapa sering banget tengah malem tiba-tiba nangis teriak-teriak histeris banget (mimpi buruk kali ya). Tadinya karena tengah malem dan ngantuk banget aku males pake sleepy wrap, jadi aku gendong pake tangan aja, ternyata tambah jerit-jerit. Akhirnya aku nyerah dan kasi si baby buat digendong sama papinya, sementara aku pake Sleepy Wrap dulu. Selesai pake baru aku gendong dia pake Sleepy Wrap… eeh nggak lama langsung diem dia terus tidur lagi… suamiku sampai bilang, selendangnya ajaib ya? hehehe
Next, saat anakku batuk dan di-uap di dokter (biar dahaknya keluar).. wuduh.. tuh anak nangis jerit-jerit sambil meronta-ronta, tenaganya kuat banget sampai harus tiga orang yang megangin (aku, pembantuku n suster)… untung digendongnya pake sleepy wrap.. kalo digendong pake gendongan sling bisa-bisa dia udah merosot dan jatuh…
Still can not imagine my life now without Sleepy Wrap
pasti full of frustation banget
October 21, 2009 2 Comments
Every Baby is Different!
|
||||
Semua bayi berbeda… jadi jangan pernah menyamakan atau membandingkan bayi Anda dengan bayi-bayi lain, biarpun itu kakak kandungnya sendiri.
• Ada bayi yang menolak makanan tanpa rasa, ada bayi yang doyannya cuma yang ada rasanya.
• Ada bayi yang perutnya “gede”… bisa minum sekali banyak, bisa makan sekali banyak, ada yang perutnya “kecil”, kalo makan/minum musti sedikit-sedikit tapi sering.
• Ada bayi yang anteng, ada yang super-aktif… nggak bisa diem..
• Ada bayi yang pendiam, ada yang super ceria.. senang sekali tersenyum…
• Ada bayi yang umur 9 bulan udah bisa ngomong, ada yang sampai 3 tahun baru bisa ngomong (dua-duanya normal loh!)
• Ada bayi yang umur 9 bulan udah lari-lari, ada yang sampai setahun lebih belum bisa jalan…
Anyway, termasuk tipe yang bagaimanapun bayi Anda, dia tetap spesial… jadi jangan banding-bandingin dia dengan bayi lain, meskipun itu kakaknya sendiri, ya? Karena masing-masing punya keunikan, kelebihan, dan kekurangannya sendiri…
August 25, 2009 No Comments
MPASI ditambah garam?
MPASI ditambah garam? Harusnya sih nggak boleh, apalagi untuk bayi di bawah usia setahun. Selama ini aku berusaha keras menuruti aturan itu… tapi hiixxx… anakku nggak mau makan! Kecil-kecil kayaknya dia udah mengenal rasa. Doyannya yang enak-enak dan ada rasanya. Dikasi pisang, mangga, buah pir, cerelac mau mangap, tapi begitu dikasi bubur dan sayur diblender (tanpa garam), baru satu suap udah mingkem erat-erat. Udah coba diakalin, ditambah keju, dicampur cerelac, tetep aja susah banget ☹…
Mulai mempertimbangkan nih, MPASI-nya mau ditambah garam atau enggak? Pertama masih ragu, tapi setelah ngobrol-ngobrol sama mamaku dan beberapa orang lagi, jadi makin tergoda… ternyata aku dan adikku waktu masih bayi juga MPASI-nya ditambah garam. Terus beberapa anak tetangga juga MPASI-nya ditambah garam. Ternyata mereka fine-fine aja tuh… hmm.. hmmm..
Akhirnyaa… diputuskanlah untuk menambahkan garam pada MPASI anakku.. And.. guess what?? Begitu MPASI-nya ditambah garam, langsung deeh… makannya lahap banget! Semangkuk penuh… habis! (padahal biasanya, biar dipaksa-paksa paling banyak juga cuman abis setengah mangkuk)… hari pertama setelah nambahin garam, agak was-was dengan pupnya.. tapi ternyata.. fine juga!!! Syukurlah, lega dan senang banget rasanya..
August 22, 2009 No Comments
Bayi digendong jadi manja – Mitos atau Fakta?
Orang tua dulu selalu bilang, bayi jangan dibiasain digendong, nanti jadi manja. Pola pikir itu cukup mempengaruhi saya, sampai saya membaca beberapa artikel menarik (judulnya Sling Babies dan BELIEVE IT OR NOT . . . YOU CAN’T SPOIL AN INFANT) yang berhasil mengubah pemikiran saya.
Seperti manusia dewasa pada umumnya, bayi tidak hanya memiliki kebutuhan fisik (seperti susu, makan, berpakaian, mandi) yang harus dipenuhi, tapi juga kebutuhan emosional. Seperti yang dikatakan di salah satu artikel itu, “the need for attachment, feelings of safety, security and belonging is the first, and many believe the most important need of an infant”… jadi jangan berpikir setelah bayi Ibu kenyang dan bersih, dia nggak butuh apa-apa lagi! Ya, bayi Anda butuh dipeluk, digendong, dihibur, dia butuh tahu bahwa dia disayang dan berarti… bahwa ibunya selalu ada di sampingnya dan siap memenuhi segala kebutuhannya…
Dan satu kutipan lagi yang menarik, “Consistently responding to a baby’s needs will foster feelings of safety, security and trust . . . crucial elements for good mental health and healthy relationships.” Jadi memenuhi kebutuhan emosional bayi Ibu dengan cara menggendongnya, menghiburnya, mengajaknya bermain, tidak akan membuat bayi menjadi manja, sebaliknya, hal itu justru akan menjadi dasar terbentuknya mental yang sehat. Beberapa riset menunjukkan bahwa bayi yang sering digendong akan memiliki rasa percaya diri yang lebih besar daripada bayi yang jarang digendong. Bayi juga lebih cepat mandiri, dan motoriknya lebih cepat berkembang!
August 21, 2009 No Comments















